-->

Berikut ini merupakan pembahasan kunci jawaban Buku Bahasa Indonesia untuk Kelas 7 halaman 159, 160, 161. Pembahasan kali ini kita akan bahas latihan yang ada pada buku paket Bahasa Indonesia Halaman 159. Buku siswa untuk Semester 1 Kelas VII SMP/MTS. Semoga dengan adanya pembahasan kunci jawaban Pilihan Ganda (PG) dan juga Esaay Bab 4 Menyibak Ilmu dalam Laporan Hasil Observasi Kelas 7 ini, kalian bisa menjadi lebih giat untuk belajar. Kunci jawaban ini diperuntukkan untuk para pelajar yang sedang mengerjakan tugas Kurikulum 2013 (K13). Kunci Jawaban Halaman 159 Bahasa Indonesia Kelas 7

Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 159, 160, 161 [Kunci Jawaban]
Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 159, 160, 161 [Kunci Jawaban]

Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 159, 160, 161 [Kunci Jawaban]

Secara ringkas lakukan kegiatan berikut!

Menyusun Kerangka Laporan
Kerangka laporan disusun dengan mempertimbangkan hal apa saja yang akan dilaporkan berkaitan dengan objek atau peristiwa tertentu. Jika kita akan melaporkan tentang kehidupan satwa tertentu maka hal-hal yang perlu dilaporkan tentang satwa tertentu itu biasanya terkait dengan hal berikut:
Kerangka Laporan :
  • Pembukaan biasanya menceritakan tentang jenis atau klasifikasi satwa yang akan dilaporkan
  • Deskripsi satwa, menguraikan karakteristik yang dimiliki satwa. (ukuran, bentuk, cirri-ciri)
  • Tempat dan waktu habitat dan pertumbuhannya (apakah lokasi sama atau berbeda?)
  • Perilaku satwa
  • Komentar akhir sebagai kesimpulan

Kata Kunci :
  • Klasifikasi satwa
  • Karakteristik satwa
  • Habitat satwa
  • Perilaku
  • Kesimpulan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 160

Menentukan Informasi yang Diperlukan dan Cara Mencari Informasi
Kemudian, cobalah susun kembali suatu karangan berdasarkan data-data yang ada dalam teks dan kerangka yang telah kamu susun.

Galilah informasi dari berbagai sumber dan buat rangkumannya
Informasi:
  • Defenisi,kelas
  • Deskripsi fisik hewan
  • Habitat hewan
  • Perilaku hewan
  • Simpulan

Cara mendapatkan informasi:
  • Ensiklopedia, buku pengetahuan, internet
  • Mengamati binatang yang akan di observasi membaca dari berbagai sumber yang relevan(buku IPA atau dari internet)
  • Mengamati binatang yang akan di observasi membaca dari berbagai sumber yang relevan(buku IPA atau dari internet)
  • Mengamati binatang yang akan di observasi membaca dari berbagai sumber yang relevan(buku IPA atau dari internet)
  • menyimpulkan semua hasil observasi

Rangkuman:
  • Burung-burung Cendrawasih adalah anggota famili Paradisaeidae dari ordo Passeriformes. Burung cendrawasih yang sangat populer yaitu anggota genus Paradisaea, terhitung spesies tipenya, cendrawasih kuning-besar, Paradisaea apoda.
  • Ukuran burung Cenderawasih beragam macam. Dimulai dari yang memilikiukuran 15 cm dengan berat 50 gram layaknya pada type Cendrawasih Raja ( Cicinnurus regius ), sampai yang memiliki ukuran sebesar 110 cm Cendrawasih Paruh Sabit Hitam ( Epimachus albertisi ) atau juga yang beratnya meraih 430 gram layaknya pada Cendrawasih Manukod Jambul-bergulung ( Manucodia comrii ).
  • Cendrawasih memiliki ciri khas bulunya yang indah yang dimiliki oleh burung jantannya. Biasanya bulunya berwarna cerah dengan gabungan sebagian warna layaknya warna hitam, cokelat, kemerahan, oranye, kuning, putih, biru, dan hijau serta ungu.
  • Habitat asli Cendrawasih bisa dijumpai di Indonesia bagian timur, pulau-pulau selat Torres, Papua Nugini, dan juga Australia timur. Burung anggota dari keluarga ini dikenal di karenakan bulu burung jantan memiliki banyak macamnya, terlebih bulu yang amat memanjang dan juga rumit yang tumbuh dari paruh, sayap hingga kepalanya.
  • Keindahan bulu Cendrawasih jantan dipakai untuk menarik perhatian lawan jenisnya. Untuk merayu sang betina supaya bersedia diajak kawin, burung jantan dapat memamerkan bulunya dengan lakukan tarian-tarian indah. Sembari bernyanyi diatas dahan, pejantan bergoyang dengan beragam gerakan ke beragam arah. Apalagi kadang-kadang sampai bergantung terbalik bertumpu pada dahan. Tetapi, setiap spesies Cendrawasih pastinya mempunyai jenis tarian tersendiri.
  • Burung anggota famili Paradisaeidae dari ordo Passeriformes di Indonesia disebut dengan burung cendrawasih. Bercirikan dengan warna yang mencolok dan cerah, bulu berwarna kuning, biru, merah, dan hijau.

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 161

Menata Informasi dan Hasil Rangkuman Menjadi Teks Hasil Laporan Observasi
Musang
Penampilan:
  • Musang bertubuh sedang, dengan panjang total sekitar 90 cm (termasuk ekor, sekitar 40 cm atau kurang). Abu-abu kecoklatan dengan ekor hitam-coklat mulus.
  • Sisi atas tubuh abu-abu kecoklatan, dengan variasi dari warna tengguli (coklat merah tua) sampai kehijauan. Jalur di punggung lebih gelap, biasanya berupa tiga atau lima garis gelap yang tidak begitu jelas dan terputus-putus, atau membentuk deretan bintik-bintik besar. Sisi samping dan bagian perut lebih pucat. Terdapat beberapa bintik samar di sebelah tubuhnya.
  • Wajah, kaki dan ekor coklat gelap sampai hitam. Dahi dan sisi samping wajah hingga di bawah telinga berwarna keputih-putihan, seperti beruban. Satu garis hitam samar-samar lewat di tengah dahi, dari arah hidung ke atas kepala.
  • Posisi kelamin musang betina dekat dengan anus dan memiliki tiga pasang puting susu, sedangkan posisi kelamin musang jantan dekat dengan pusar.

Habitat:
  • Di alam liar, musang kerap dijumpai di atas pohon aren atau pohon kawung, rumpun bambu, dan pohon kelapa, jika di perkotaan biasanya musang bersarang di atap rumah warga, karena habitat alaminya sudah terganti oleh rumah-rumah manusia.

Makanan:
  • biji-bijian
  • daging
  • telur
  • serangga
  • buah

Musuh:
  • Rubah dan juga serigala

Daftar istilah:
  • kingdom -> Animalia
  • Filum -> Chordata
  • Kelas -> Mammalia
  • Ordo -> Carnivora
  • Famili -> Viverridae
  • Subfamili -> Paradoxurinae
  • Genus -> Paradoxurus

    Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 159, 160, 161 [Kunci Jawaban]

    Berikut ini merupakan pembahasan kunci jawaban Buku Bahasa Indonesia untuk Kelas 7 halaman 155-156. Pembahasan kali ini kita akan bahas latihan yang ada pada buku paket Bahasa Indonesia Halaman 155. Buku siswa untuk Semester 1 Kelas VII SMP/MTS. Semoga dengan adanya pembahasan kunci jawaban Pilihan Ganda (PG) dan juga Esaay Bab 4 Menyibak Ilmu dalam Laporan Hasil Observasi Kelas 7 ini, kalian bisa menjadi lebih giat untuk belajar. Kunci jawaban ini diperuntukkan untuk para pelajar yang sedang mengerjakan tugas Kurikulum 2013 (K13). Kunci Jawaban Halaman 155 Bahasa Indonesia Kelas 7

    Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 155 [Kunci Jawaban]
    Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 155 [Kunci Jawaban]

    Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 155 [Kunci Jawaban]

    Secara ringkas lakukan kegiatan berikut!

    1) Carilah kesalahan penggunaan kalimat pada teks laporan hasil observasi pada berbagai media massa/ media sosial!
    Contoh teks laporan :
    Sistem peredaran darah manusia terdiri atas darah, pembuluh darah, dan jantung. Semua itu dapat diperinci sebagai berikut.

    Darah adalah merupakan cairan merah yang kental. Terdapat sekitar 3,5 leter darah pada rata-rata tubuh manusia dan dapat digolongkan menjadi golongan A, B, O, dan AB. 

    Terdapat tiga jenis pembuluh dara, yaitu arteri, pena, dan kapiler. Pembuluh darah arteri yaitu adalah pembuluh darah yang lebar. Pembuluh darah jenis ini menyalurkan darah keseluruh bagian tubuh. Darah pada pembuluh arteri berwarna merah cerah dan mengandung oksigen. Pembuluh darah pesid adalah pembuluh darah yang sempit Pembuluh darah jenis ini memiliki dinding yang tipis dan tidak elastis. Adapun pembuluh, darah kapiler adalah pembuluh darah yang sangat kecil.

    Jantung adalah merupakan organ yang berbentuk seperti kerucut, Jantung terletak ditengah dada bagian dalam. Jantung merupakan organ yang tebal, berotot, dan mempunyai empat bilik. Rara-rata jantung mempunyai ukuran panjang Kifa\1g em, lebar 9 cm, dan tebal 6 cm. Berat jantung sekitar 300 kilogram. (Diadaptas and Thinking in English, Vol. 1, 1986: 14).

    Penyuntingan Teks :
    • Penggunaan kata adalah dan merupakan kurang tepat, Kata adalah digunakan biasanya menguraikan/mengartikan sesuatu. Kata merupakan biasanya digunakan untuk menjelaskan sesuatu bagian dari bagian lain, misal jari kelingking merupakan bagian dari tangan kita.
    • Penulisan kata leter kurang tepat, kata yang tepat adalah liter.
    • Penggunaan kata pena kurang tepat, kata yang tepat adalah vena.
    • Penggunaan yaitu dan adalah kurang tepat, seharusnya salah satu saja dan jangan digunakan secara bersamaan.
    • Penulisan kata ke seluruh kurang tepat, keseluruh seharusnya penulisan ke sebagai kata depan harus dipisah.
    • Penulisan kata ditengah kurang tepat, penulisan yang benar adalah di tengah. Di sebagai kata depan penulisannya terpisah.
    • Penulisan kata kira2 kurang tepat, kata yang tepat adalah kira-kira.
    • Pemilihan kata kilogram kurang tepat, pilihan yang tepat adalah gram.

    2) Bacalah berbagai buku yang menjelaskan kaidah penggunaan bahasa Indonesia (penggunaan kalimat perintah, teks prosedur, penggunaan tanda baca dan huruf kapital)
    Kalimat perintah merupakan kalimat yang mengandung makna meminta/ memerintah seseorang untuk melakukan sesuatu. Arti Kalimat perintah adalah kalimat yang isinya menyuruh orang lain untuk melakukan sesuatu yang kita kehendaki.

    Ciri-ciri kalimat perintah yaitu :
    • Kalimat perintah jika dilisankan berintonasi naik di awal dan berintonasi rendah di akhir.
    • Kata yang berintonasi naik biasanya kata dasar.
    • Berpola kalimat inversi (PS).
    • Menggunakan partikel -lah atau -kan.
    • Menggunakan tanda seru (!) bila digunakan dalam bahasa tulis.

    Teks prosedur adalah sebuah teks yang menyajikan langkah-langkah kegiatan atau berbagai tahapan untuk melakukan atau menghasilkan sesuatu.

    Tanda baca adalah simbol yang tidak berhubungan dengan fonem atau kata dan frasa pada suatu bahasa, melainkan berperan untuk menunjukkan struktur dan organisasi suatu tulisan, dan juga intonasi serta jeda yang dapat diamati sewaktu pembacaan.

    Macam-macam tanda baca :
    • Tanda Titik (.)
    • Tanda Koma (,)
    • Tanda Petik Tunggal (' ')
    • Tanda petik Ganda (" ")
    • Tanda Tanya (?)
    • Tanda Seru (!)
    • Tanda Titik Dua (:)
    • Tanda Hubung(-)

    3) Telaahlah mengapa kalimat tersebut salah!
    Karena kata lah merupakan kata akhiran -lah jadi dipisah telaah lah.

    4) Perbaiki kalimat yang kurang efektif!
    a. Kalimat yang menggunakan unsur yang sama pada kalimat majemuk
    Contoh:
    • Saya tidak suka buah apel dan saya tidak suka duren. (Tidak efektif)
    • Saya tidak suka buah apel dan duren. (Efektif)

    b. Terdapat kesinoniman dalam kalimat
    Contoh:
    • Saya hanya memiliki 3 buah buku saja. (Tidak Efektif)
    • Saya hanya memiliki 3 buah buku. (Efektif)

    c. Terdapat penjamakan kata pada kata jamak
    • Para mahasiswa-mahasiswa berunjuk rasa di depan gedung rektorat. (Tidak efektif)
    • Para mahasiswa berunjuk rasa di depan gedung rektorat. (Efektif)

    5) Perbaikilah penulisan tanda baca/ ejaan yang salah!
    Perbaikan penulisan :
    • Sejak lulus S-1 dan bergelar SH., Rini selalu mengunjungi Nenenknya yang tinggal di kecamatan Tandes Surabaya perbaikannya
    • Budi sedang membaca Cerpen 'dari Merauke Kembali ke Sabang' , ketika temannya datang
    • Sejak lulus S-1 dan bergelar SH, Rini selalu mengunjungi neneknya yang tinggal di Kecamatan Tandes Surabaya.
    • Budi sedang membaca cerpen dari Merauke kembali ke Sabang. Ketika temannya datang.

    6) Tulis ketiga bagian pada separoh kertas ukuran HVS secara terpisah. Satu bagian satu kertas (kalimat salah, alasan kesalahan, kalimat perbaikan)
    Kalimat salah
    • Suasana di rumahnya sangat sepi sekali.
    • Sekolahnya banyak terdapat berbagai jenis tanaman obat.3. Meskipun demam, namun Anas tetap pergi kuliah.
    Kalimat alasan kesalahan :
    Susunan kata Kepada yang terhormat Bapak Kepala Sekolah. Penggunaan kata depan cukup menggunakan salah satu saja, kepada atau yang saya hormati. Selanjutnya kata sapaan bapak juga tidak diperlukan bila tidak diikuti dengan nama orang. Bagian Kepala Sekolah SMP cukup di tulis Kepala SMP, karena SMP singkatan dari Sekolah Menengah Pertama.

    Kalimat perbaikan :
    Lenaa saat ini terhimpit oleh sesuatu yang membuatnya tidak dapat datang ke suatu acara yang saat ini telah berlangsung.

    7) Gurumu akan memandu bermain adu cepat memasangkan dan menentukan ketepatan alasan dan perbaikan yang kamu lakukan.

    Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 155 [Kunci Jawaban]

    Berikut ini merupakan pembahasan kunci jawaban Buku Bahasa Indonesia untuk Kelas 7 halaman 154-155. Pembahasan kali ini kita akan bahas latihan yang ada pada buku paket Bahasa Indonesia Halaman 154. Buku siswa untuk Semester 1 Kelas VII SMP/MTS. Semoga dengan adanya pembahasan kunci jawaban Pilihan Ganda (PG) dan juga Esaay Bab 4 Menyibak Ilmu dalam Laporan Hasil Observasi Kelas 7 ini, kalian bisa menjadi lebih giat untuk belajar. Kunci jawaban ini diperuntukkan untuk para pelajar yang sedang mengerjakan tugas Kurikulum 2013 (K13). Kunci Jawaban Halaman 154 Bahasa Indonesia Kelas 7

    Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 154 [Kunci Jawaban]
    Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 154 [Kunci Jawaban]

    Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 154 [Kunci Jawaban]

    Penggunaan Kata Baku dan Tidak Baku
    Isilah tabel berikut!
    Bawain --> Bawakan
    Alasan : Penggunaan akhiran -in

    Pengrusak --> Perusak
    Alasan : Penggunaan -ng

    Merubah --> Mengubah
    Alasan : Huruf "r" tidak lebur

    Mempengaruhi --> Memengaruhi
    Alasan : Huruf "p" tidak lebur

    Sintesa --> Sintesis
    Alasan : Pada KBBI tidak menyatakan sintesa adalah kata baku

    Resiko --> Risiko
    Alasan : Dalam KBBI telah menyatakan risiko sebagai kata baku

    Diakomodir --> Diakomodasi
    Alasan : Diakomodir berasal dari lata akomodasi yang berarti melakukan tugas mengakomodasi

    Kuwalitas --> Kualitas
    Alasan : Kata kuwalitas tidak tertera pada KBBI

    Infra merah --> Inframerah
    Alasan : Penggunaan jarak setelah kata "infra"

    Ekstra kurikuler --> Ekstrakurikuler
    Alasan : Penggunaan jarak pada kata seletah "ekstra"

    Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 155

    Tugas
    1) Diskusikan prinsip penulisan imbuhan asing! Buatlah contoh penulisan yang salah dan yang benar!
    Jawaban:

    Prinsip penulisan imbuhan asing ada 4: prinsip kecermatan, prinsip kepraktisan, prinsip kehematan dan prinsip keluwesan.

    Imbuhan asing diambil dari 3 bahasa.
    • bahasa daerah. contoh salah tunawisma. seharusnya dipisah menjadi tuna wisma.
    • bahasa sansekerta. contoh salah pra sejarah. seharusnya disambung menjadi prasejarah.
    • bahasa asing lainnya. contoh salah: sejarahwan. seharusnya sejarawan.

    2) Carilah di berbagai media massa penggunaan kata berimbuhan asing! Telaahlah ketepatan pengguanaannya!
    Sufiks sebagai pembentuk kata sifat:
     -if,. Contoh: sportif. Bersikap adil, dan tidak curang, biasanya dalam bidang olahraga
     -ik, contoh:  ensitiv,bersifat magnet, yaitu menarik benda yang ada di sekitarnya.
    -al, contoh emosional, bersifat  ensitive, mudah terpancing.

    3) Carilah contoh kesalahan kalimat yang tidak efektif!
    “Suatu saat langit,bumi, beserta seluruh isinya akan musnah”.
    Kalimat ditas tidak efektif karena penggunaan kata langit , bumi ,beserta seluruh isinya yang seharusnya diganti dengan kata alam semesta.

    Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 154 [Kunci Jawaban]

    Berikut ini merupakan pembahasan kunci jawaban Buku Bahasa Indonesia untuk Kelas 7 halaman 153-154. Pembahasan kali ini kita akan bahas latihan yang ada pada buku paket Bahasa Indonesia Halaman 153. Buku siswa untuk Semester 1 Kelas VII SMP/MTS. Semoga dengan adanya pembahasan kunci jawaban Pilihan Ganda (PG) dan juga Esaay Bab 4 Menyibak Ilmu dalam Laporan Hasil Observasi Kelas 7 ini, kalian bisa menjadi lebih giat untuk belajar. Kunci jawaban ini diperuntukkan untuk para pelajar yang sedang mengerjakan tugas Kurikulum 2013 (K13). Kunci Jawaban Halaman 153 Bahasa Indonesia Kelas 7

    Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 153 [Kunci Jawaban]
    Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 153 [Kunci Jawaban]

    Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 153 [Kunci Jawaban]

    Diskusikan prinsip penulisan imbuhan asing! Buatlah contoh penulisan yang salah dan yang benar!
    Imbuhan asing dapat diperoleh dari bahasa daerah maupun bahasa asing. contoh dari bahasa daerah: tuna + wisma. seharusnya dipisah, bukan disambung menjadi tunawisma. contoh dari bahasa sansekerta : pra sejarah, seharusnya disambung menjadi prasejarah. contoh dari bahasa asing: sejarah+wan, seharusnya ditulis sejarawan, bukan sejarahwan.

    Latihan Menelaah Kesalahan Penggunaan Bahasa dan Tanda baca/ejaan

    Jawaban:
    Museum yaitu tempat penyimpanan benda bersejarah
    • Seharusnya: Museum adalah tempat penyimpanan benda bersejarah.
    • Pembahasan: Huruf pertama dalam kalimat seharusnya ditulis dengan huruf besar atau kapital. Kemudian kata hubung atau konjungsi untuk menjelaskan satu hal saja menggunakan “adalah”, sedangkan untuk lebih dari satu hal menggunakan “yaitu”

    Jika ditinjau dari bentuknya,maka terumbu karang dibagi menjadi tiga kategori.
    • Seharusnya: Jika ditinjau dari bentuknya, maka terumbu karang di bagi menjadi tiga kategori.
    • Pembahasan: Setelah koma, harus ditulis spasi sebelum kata berikutnya. Kemudian, kata “di” untuk menunjukkan temat dipisah dari kata berikutnya.
    • Sesuai dengan peraturan yang ada,maka dilarang berburu di taman nasional Way Kambas.
    • Seharusnya: Sesuai dengan peraturan yang ada, maka dilarang berburu di Taman Nasional Way Kambas.
    • Pembahasan: Setelah koma, harus ditulis spasi sebelum kata berikutnya. Kemudian, “Taman Nasional” ditulis dengan huruf besar karena merupakan nama dari lokasi.

    Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 153 [Kunci Jawaban]

    Subscribe Our Newsletter

    close