-->
Uji Kompetensi 10
Halaman 302
A. Pilihan Ganda (PG)
Bab 10 (Peluang)
Uji Kompetensi 10 Matematika Kelas 8 Halaman 302 (Peluang)
Uji Kompetensi 10 Matematika Halaman 302 Kelas 8 (Peluang)
Kelas 8 SMP/MTS
Semester 2 K13
Jawaban PG Uji Kompetensi 10 Halaman 302 Matematika Kelas 8 (Peluang)
Jawaban PG Uji Kompetensi 10 Halaman 302 Matematika Kelas 8 (Peluang)

A. Pilihan Ganda
1. Suatu koin dilempar sebanyak 100 kali. Jika mata koin Angka muncul 40 kali, tentukan peluang empirik kemunculan mata angka tersebut.
A. 40/60  C. 2/5
B. 60/100 D. 1/2
Penyelesaian:
Untuk Melihat Langkah Penyelesaiannya (Cara-caranya) Silahkan klik DISINI

2. Sebuah koin dilempar sebanyak 100 kali. Jika mata koin Angka muncul 48 kali, maka peluang empirik kemunculan mata koin bukan Angka adalah ....
a.48/52. c.1/6
b.31/50. d.1/2
Penyelesaian:

Untuk Melihat Langkah Penyelesaiannya (Cara-caranya) Silahkan klik DISINI

3. Sebuah koin dilempar sebanyak n kali. Jika peluang empirik muncul mata koin Angka adalah a kali, maka peluang empirik muncul mata koin selain Angka adalah ....
a.a/n.       c.1-a/n
b.1 - a/n   d. a/n - 1.
Penyelesaian:
Untuk Melihat Langkah Penyelesaiannya (Cara-caranya) Silahkan klik DISINI

4. Berikut ini tabel yang menyatakan hasil percobaan penggelindingan sebuah dadu.
Mata dadu Frekuensi (kali)
1 ?
2 5
3 4
Mata dadu Frekuensi (kali)
4 4
5 3
6 5
Jika peluang empirik kemunculan mata dadu “1” adalah 3/24 , maka percobaan penggelindingan dadu tersebut dilakukan sebanyak ... kali.
A. 24 C. 26
B. 25 D. 27
Penyelesaian:
Diketahui:
Tabel pada gambar soal

Ditanyakan:
Peluang empirik

Jawab:
Ruang sampel
n(S) = a + 5 + 4 + 4 + 3 + 5
⇔ n(S) = 21 + a

Peluang empirik
P(1) =  \frac{n(1)}{n(S)}
⇔ P(1) =  \frac{3}{24}
⇔  \frac{a}{21\ +\ a}  =  \frac{3}{24}
⇔ 3.(21 + a) = 24.a
⇔ 21 + a = 8a
⇔ 8a - a = 21
⇔ 7a = 21
⇔ a =  \frac{21}{7}
⇔ a = 3

n(S) = 3 + 5 + 4 + 4 + 3 + 5 = 24

Jadi, percobaan penggelindingan dadu tersebut dilakukan sebanyak 24 kali.
5. Berikut ini tabel yang menyatakan hasil percobaan penggelindingan sebuah dadu. Jika percobaan tersebut dilakukan sebanyak 40 kali, maka banyak peluang empirik kemunculan mata dadu “2” adalah ....
Penyelesaian:
Diketahui:
Tabel pada lampiran.
Suatu percobaan menggelindingkan sebuah dadu sebanyak 40 kali.

Ditanyakan:
Peluang empirik kejadian muncul mata dadu 2

Jawab:
Banyaknya ruang sampel S adalah
n(S) = 40

Banyaknya atau frekuensi kejadian muncul mata dadu 2 adalahn(2) = a

Sehingga
n(S) = n(1) + n(2) + n(3) + n(4) + n(5) + n(6)
⇔ 40 = 6 + a + 7 + 6 + 8 + 9
⇔ 40 = 36 + a
⇔ a = 40 - 36
⇔ a = 4

Peluang empirik kejadian muncul mata dadu 2 adalah
P(2) =  \frac{n(2)}{n(S)}
⇔ P(A) =  \frac{4}{40}
⇔ P(A) = \frac{1}{10}

Jadi, peluang empirik kejadian muncul mata dadu 2 dari suatu percobaan menggelindingkan sebuah dadu sebanyak 40 kali adalah \frac{1}{10}

Jawaban yang benar: tidak ada.
6. Berikut ini tabel yang menyatakan hasil percobaan penggelindingan sebuah dadu sebanyak sekian kali. Jika peluang empirik kemunculan mata dadu “5” adalah 1/6 , maka peluang empirik mata dadu “selain 5” dalam percobaan tersebut adalah ....
A.9/54
B.45/50
C.5/6
D.5/9
Penyelesaian:

Sumber Gambar: https://brainly.co.id/tugas/15709963
7. Berikut ini tabel yang menyatakan hasil percobaan penggelindingan sebuah dadu sebanyak sekian kali. Jika peluang empirik kemunculan mata dadu “1” adalah 1/6 , banyak kemunculan mata dadu “selain 2” dalam percobaan tersebut adalah ....
Penyelesaian:


Sumber : https://brainly.co.id/tugas/15223999
8. Pada tabel berikut disajikan data hasil percobaan pengundian dadu bermata enam. Setelah dilakukan pengundian didapat data seperti tabel di samping. Dari data tersebut, peluang empirik muncul mata dadu 2 adalah ....
A. 1/6
B.6/8
C.8/36
D.11/36
Untuk Melihat Langkah Penyelesaiannya (Cara-caranya) Silahkan klik DISINI

9. Pada tabel di samping disajikan data hasil percobaan pengundian dadu bermata enam. Setelah dilakukan pengundian didapat data sebagai berikut. Jika dilakukan pelemparan sebanyak 18 kali lagi, taksiran terbaik muncul mata dadu 2 menjadi sebanyak ....
A. 7 kali C. 12 kali
B. 9 kali D. 24 kali
Penyelesaian:
Diketahui,

Ada 6 mata dadu dengan dilempar sebanyak 36 kali.Mata dadu 2 muncul sebanyak 6 kali dalam 36 kali lemparan.Peluang muncul mata dadu 2 adalah 1/6. Peluang ini cocok dengan peluang muncul mata dadu jika dihitung dengan rumus:
Peluang = 1 : jumlah mata
Peluang = 1/6.

Jika dilakukan 18 kali lemparan lagi, berapa peluang muncul mata dadu 2?

Jawab:
Peluangnya dapat dicari dengan membandingkan dengan data sebelumnya, selain dengan mencari dengan rumus langsung.

6 kali muncul : 36 kali lemparan = A kali muncul : 18 kali lemparan
A = 6 x 18 / 36 = 3 kali muncul

Nah kenapa 3 kali muncul tidak terdapat pada pilihan ganda? Jika kita simak secara teliti, soal diatas, muncul kata "taksiran menjadi sebanyak" dimana dapat berarti jumlah total dari semuanya.

Jadi totalnya adalah 6 kali + 3 kali = 9 kali. 

Penyelesaian soal seperti ini sangat bergantung dari pemahaman kalian terhadap soal itu sendiri.

Jawabannya adalah B. 9 kali muncul
10. Sebuah kantong berisi 5 kelereng merah, 6 kelereng kuning, dan 9 kelereng hijau. Sebuah kelereng diambil dari kantong tersebu. Peluang terambil kelereng kuning adalah ....
Penyelesaian:
Untuk Melihat Langkah Penyelesaiannya (Cara-caranya) Silahkan klik DISINI

11. Seorang melakukan pengundian dengan menggelindingkan 2 dadu. Peluang teoretik muncul mata dadu kembar dalam pengundian tersebut adalah ....
Penyelesaian:
dik :
Seseorang melakukan pengundian dengan menggelindingkan 2 dadu

dit :
peluang teoritik muncul mata dadu kembar atau sama? 

jawab :

Terlebih dahulu kamu harus tahu sampel dari dua mata dadu. Ruang sampel dari dua mata dadu. 

S = {(1,1),(2,1),(3,1),(4,1),(5,1),(6,1),(1,2),(2,2),(3,2),(4,2),(5,2),(6,2),(1,3),(2,3),(3,3),(4,3),(5,3),(6,3),(1,4),(2,4),(3,4),(4,4),(5,4),(6,4),(1,5),(2,5),(3,5),(4,5),(5,5),(6,5),(1,6),(2,6),(3,6),(4,6),(5,6),(6,6)}
n(S) = 36

Peluang muncul mata dadu kembar. 

Misalkan, A kejadian muncul mata dadu kembar, sehingga A = {(1,1),(2,2),(3,3),(4,4),(5,5),(6,6)},maka n(A) = 6

P(A) = n(A) / n(S) 
P(A) = 6 / 36
P(A) = 1 / 6

Jadi, peluang teoritik muncul mata dadu kembar yaitu 1/6.
12. Seorang melakukan pengundian dengan menggelindingkan 1 dadu dan 1 koin logam. Peluang teoretik muncul mata dadu “1” dan mata koin “Angka” dalam pengundian tersebut adalah ....
Penyelesaian:
Untuk Melihat Langkah Penyelesaiannya (Cara-caranya) Silahkan klik DISINI

13. Seorang melakukan pengundian dengan menggelindingkan dua dadu. Peluang teoretik muncul mata dadu berjumlah 8 dalam pengundian tersebut adalah ....
Penyelesaian:
⇒ Mata dadu terdiri dari angka 1 - 6
⇒ Frekuensi kejadian pada pengundian 2 buah dadu adalah :
        n(s) = 6²     → angka 6 merupakan banyak mata dadu 
                           → pangkat 2 merupakan banyak dadu (dua buah dadu)
        n(s) = 36
⇒ Frekuensi kejadian munculnya mata dadu berjumlah 8 adalah :
        (2,6) (3,5) (4,4) (5,3) dan (6,2) → banyaknya peluang kejadian ada 5      
        n(A) = 5

Sehingga, Peluang teoritik munculnya mata dadu berjumlah 8 pada sekali pengundian dua buah dadu adalah sebagai berikut :

    P(A) =  \frac{n(A)}{n(s)}
           =  \frac{5}{36}

Jadi, Peluang kejadiannya adalah  \frac{5}{36}
14. Seorang melakukan pengundian dengan menggelindingkan dua dadu. Peluang teoretik muncul mata dadu ganjil atau bukan prima dari salah satu mata dadu yang muncul dalam pengundian tersebut adalah ....
Penyelesaian:
N(A) 
Ganjil = {1,3,5}
Bukan prima = {1,4,6}
Ruang sampel yang tidak mungkin dimunculkan = {2,2} 
Jadi n(A) = (6 x 6) - 1 = 36 - 1 = 35 
n(S) = 6 x 6 = 36 Jadi peluang teorik : 
P(A) = n(A)/n(S) = 35/36 
15. Gambar berikut adalah spinner dengan 24 bagian yang sama. Ketika seorang memutar panah spinner tersebut, panah dapat berhenti di mana saja pada setiap bagian Spinner tersebut. Spinner tersebut diwarnai 1/8 bagian berwarna biru, 1/24 bagian berwarna ungu, 1/2 bagian berwarna oranye, dan 1/3 bagian berwarna merah. Jika seseorang memutar panah spinner, kemungkinan terbesar panah akan berhenti pada bagian berwarna ....
A. Biru C. Oranye
B. Ungu D. Merah
Penyelesaian:
Untuk Melihat Langkah Penyelesaiannya (Cara-caranya) Silahkan klik DISINI
16. Di Sekolah SMP Insan Mandiri terdapat 1.200 siswa (laki-laki dan perempuan). 100 sampel diambil secara acak dari siswa-siswa tersebut. Dari 100 siswa yang diambil, 45 siswa adalah laki-laki. Taksiran banyak siswa laki-laki seluruhnya dalam sekolah tersebut adalah ... siswa.
A. 450 C. 540
B. 500 D. 600
Penyelesaian:
taksiran jumlah siswa laki laki seluruhnya dari sampel yang diperoleh yaitu:

(45/100) x 1200 = 540 siswa laki-laki

17. Di suatu kelas 8 terdapat 30 siswa. Jika dilakukan suatu pemilihan secara acak, peluang terpilih seorang siswa dengan usia kurang dari 13 tahun adalah 1/5 . Banyak siswa pada kelas tersebut yang berusia 13 tahun atau lebih adalah ... siswa.
A. 23 C. 25
B. 24 D. 26
Penyelesaian:
Misal jumlah siswa kurang dari 13 tahun = a
P(kurang dari 13) = 1/5
P(kurang dari 13) = a/30
Sehingga :
1/5 = a/30
a = 6

Jadi banyak siswa yang berusia 13 tahun atau lebih :
= 30 - 6
= 24 siswa 

18. Berikut ini terdapat 11 koin yang bertuliskan bilangan-bilangan. Dedi mengambil suatu koin tanpa melihat. Berapakah peluang Dedi mendapatkan koin yeng bertuliskan bilangan kelipatan 3?
Penyelesaian:
Untuk Melihat Langkah Penyelesaiannya (Cara-caranya) Silahkan klik DISINI

19. Empat pemain sepak bola melakukan latihan tendangan penalti. Hasil latihan tersebut disajikan pada tabel berikut. Pemain yang mempunyai peluang terbesar untuk sukses dalam melakukan tendangan penalti adalah ….
A. Arif C. Candra
B. Bambang D. Dedi
Penyelesaian:
Peluang seorang pemain untuk sukses dalam melakukan tendangan pinalti adalah :
P(A) = n(A)/n(S)
dengan
n(A) = Banyaknya tendangan pinalti yang sukses
n(S) = Banyaknya tendangan pinalti yang dilakukan

Peluang Arif melakukan tendangan finalti yang sukses adalah :
P(A) = n(A)/n(S)
P(A) = 10/12
P(A) = 5/6
P(A) = 0,83

Peluang Bambang melakukan tendangan finalti yang sukses adalah :
P(A) = n(A)/n(S)
P(A) = 8/10
P(A) = 4/5
P(A) = 0,80

Peluang Chandra melakukan tendangan finalti yang sukses adalah :
P(A) = n(A)/n(S)
P(A) = 15/20
P(A) = 3/4
P(A) = 0,75

Peluang Dede melakukan tendangan finalti yang sukses adalah :
P(A) = n(A)/n(S)
P(A) = 12/15
P(A) = 4/5
P(A) = 0,80

Jadi pemain yang mempunyai peluang terbesar untuk sukses dalam melakukan tendangan pinalti adalah 

ARIF 

yaitu peluangnya sebesar 5/6 = 0,83
20. Empat pemain sepak bola melakukan latihan tendangan penalti. Hasil latihan tersebut disajikan pada tabel berikut. Jika Bambang melakukan tendangan penalti sebanyak 60 kali, berapa perkiraan banyaknya tendangan yang sukses?
A. 14 C. 48
B. 18 D. 58
Penyelesaian:

Untuk Melihat Langkah Penyelesaiannya (Cara-caranya) Silahkan klik DISINI
Baca Selanjutnya:
Jawaban Esai Uji Kompetensi 10 Halaman 308 Matematika Kelas 8 (Peluang)

Jawaban PG Uji Kompetensi 10 Halaman 302 Matematika Kelas 8 (Peluang)

Uji Kompetensi 10
Halaman 302
A. Pilihan Ganda (PG)
Bab 10 (Peluang)
Uji Kompetensi 10 Matematika Kelas 8 Halaman 302 (Peluang)
Uji Kompetensi 10 Matematika Halaman 302 Kelas 8 (Peluang)
Kelas 8 SMP/MTS
Semester 2 K13

Jawaban PG Uji Kompetensi 10 Halaman 302 Matematika Kelas 8 (Peluang)
Jawaban PG Uji Kompetensi 10 Halaman 302 Matematika Kelas 8 (Peluang)

A. Pilihan Ganda
1. Suatu koin dilempar sebanyak 100 kali. Jika mata koin Angka muncul 40 kali, tentukan peluang empirik kemunculan mata angka tersebut.
A. 40/60  C. 2/5
B. 60/100 D. 1/2
Penyelesaian:
Untuk Melihat Langkah Penyelesaiannya (Cara-caranya) Silahkan klik DISINI

2. Sebuah koin dilempar sebanyak 100 kali. Jika mata koin Angka muncul 48 kali, maka peluang empirik kemunculan mata koin bukan Angka adalah ....
a.48/52. c.1/6
b.31/50. d.1/2
Penyelesaian:

Untuk Melihat Langkah Penyelesaiannya (Cara-caranya) Silahkan klik DISINI

3. Sebuah koin dilempar sebanyak n kali. Jika peluang empirik muncul mata koin Angka adalah a kali, maka peluang empirik muncul mata koin selain Angka adalah ....
a.a/n.       c.1-a/n
b.1 - a/n   d. a/n - 1.
Penyelesaian:
Untuk Melihat Langkah Penyelesaiannya (Cara-caranya) Silahkan klik DISINI

4. Berikut ini tabel yang menyatakan hasil percobaan penggelindingan sebuah dadu.
Mata dadu Frekuensi (kali)
1 ?
2 5
3 4
Mata dadu Frekuensi (kali)
4 4
5 3
6 5
Jika peluang empirik kemunculan mata dadu “1” adalah 3/24 , maka percobaan penggelindingan dadu tersebut dilakukan sebanyak ... kali.
A. 24 C. 26
B. 25 D. 27
Penyelesaian:
Diketahui:
Tabel pada gambar soal

Ditanyakan:
Peluang empirik

Jawab:
Ruang sampel
n(S) = a + 5 + 4 + 4 + 3 + 5
⇔ n(S) = 21 + a

Peluang empirik
P(1) =  \frac{n(1)}{n(S)}
⇔ P(1) =  \frac{3}{24}
⇔  \frac{a}{21\ +\ a}  =  \frac{3}{24}
⇔ 3.(21 + a) = 24.a
⇔ 21 + a = 8a
⇔ 8a - a = 21
⇔ 7a = 21
⇔ a =  \frac{21}{7}
⇔ a = 3

n(S) = 3 + 5 + 4 + 4 + 3 + 5 = 24

Jadi, percobaan penggelindingan dadu tersebut dilakukan sebanyak 24 kali.
5. Berikut ini tabel yang menyatakan hasil percobaan penggelindingan sebuah dadu. Jika percobaan tersebut dilakukan sebanyak 40 kali, maka banyak peluang empirik kemunculan mata dadu “2” adalah ....
Penyelesaian:
Diketahui:
Tabel pada lampiran.
Suatu percobaan menggelindingkan sebuah dadu sebanyak 40 kali.

Ditanyakan:
Peluang empirik kejadian muncul mata dadu 2

Jawab:
Banyaknya ruang sampel S adalah
n(S) = 40

Banyaknya atau frekuensi kejadian muncul mata dadu 2 adalahn(2) = a

Sehingga
n(S) = n(1) + n(2) + n(3) + n(4) + n(5) + n(6)
⇔ 40 = 6 + a + 7 + 6 + 8 + 9
⇔ 40 = 36 + a
⇔ a = 40 - 36
⇔ a = 4

Peluang empirik kejadian muncul mata dadu 2 adalah
P(2) =  \frac{n(2)}{n(S)}
⇔ P(A) =  \frac{4}{40}
⇔ P(A) = \frac{1}{10}

Jadi, peluang empirik kejadian muncul mata dadu 2 dari suatu percobaan menggelindingkan sebuah dadu sebanyak 40 kali adalah \frac{1}{10}

Jawaban yang benar: tidak ada.
6. Berikut ini tabel yang menyatakan hasil percobaan penggelindingan sebuah dadu sebanyak sekian kali. Jika peluang empirik kemunculan mata dadu “5” adalah 1/6 , maka peluang empirik mata dadu “selain 5” dalam percobaan tersebut adalah ....
A.9/54
B.45/50
C.5/6
D.5/9
Penyelesaian:

Sumber Gambar: https://brainly.co.id/tugas/15709963
7. Berikut ini tabel yang menyatakan hasil percobaan penggelindingan sebuah dadu sebanyak sekian kali. Jika peluang empirik kemunculan mata dadu “1” adalah 1/6 , banyak kemunculan mata dadu “selain 2” dalam percobaan tersebut adalah ....
Penyelesaian:


Sumber : https://brainly.co.id/tugas/15223999
8. Pada tabel berikut disajikan data hasil percobaan pengundian dadu bermata enam. Setelah dilakukan pengundian didapat data seperti tabel di samping. Dari data tersebut, peluang empirik muncul mata dadu 2 adalah ....
A. 1/6
B.6/8
C.8/36
D.11/36
Untuk Melihat Langkah Penyelesaiannya (Cara-caranya) Silahkan klik DISINI

9. Pada tabel di samping disajikan data hasil percobaan pengundian dadu bermata enam. Setelah dilakukan pengundian didapat data sebagai berikut. Jika dilakukan pelemparan sebanyak 18 kali lagi, taksiran terbaik muncul mata dadu 2 menjadi sebanyak ....
A. 7 kali C. 12 kali
B. 9 kali D. 24 kali
Penyelesaian:
Diketahui,

Ada 6 mata dadu dengan dilempar sebanyak 36 kali.Mata dadu 2 muncul sebanyak 6 kali dalam 36 kali lemparan.Peluang muncul mata dadu 2 adalah 1/6. Peluang ini cocok dengan peluang muncul mata dadu jika dihitung dengan rumus:
Peluang = 1 : jumlah mata
Peluang = 1/6.

Jika dilakukan 18 kali lemparan lagi, berapa peluang muncul mata dadu 2?

Jawab:
Peluangnya dapat dicari dengan membandingkan dengan data sebelumnya, selain dengan mencari dengan rumus langsung.

6 kali muncul : 36 kali lemparan = A kali muncul : 18 kali lemparan
A = 6 x 18 / 36 = 3 kali muncul

Nah kenapa 3 kali muncul tidak terdapat pada pilihan ganda? Jika kita simak secara teliti, soal diatas, muncul kata "taksiran menjadi sebanyak" dimana dapat berarti jumlah total dari semuanya.

Jadi totalnya adalah 6 kali + 3 kali = 9 kali. 

Penyelesaian soal seperti ini sangat bergantung dari pemahaman kalian terhadap soal itu sendiri.

Jawabannya adalah B. 9 kali muncul
10. Sebuah kantong berisi 5 kelereng merah, 6 kelereng kuning, dan 9 kelereng hijau. Sebuah kelereng diambil dari kantong tersebu. Peluang terambil kelereng kuning adalah ....
Penyelesaian:
Untuk Melihat Langkah Penyelesaiannya (Cara-caranya) Silahkan klik DISINI

11. Seorang melakukan pengundian dengan menggelindingkan 2 dadu. Peluang teoretik muncul mata dadu kembar dalam pengundian tersebut adalah ....
Penyelesaian:
dik :
Seseorang melakukan pengundian dengan menggelindingkan 2 dadu

dit :
peluang teoritik muncul mata dadu kembar atau sama? 

jawab :

Terlebih dahulu kamu harus tahu sampel dari dua mata dadu. Ruang sampel dari dua mata dadu. 

S = {(1,1),(2,1),(3,1),(4,1),(5,1),(6,1),(1,2),(2,2),(3,2),(4,2),(5,2),(6,2),(1,3),(2,3),(3,3),(4,3),(5,3),(6,3),(1,4),(2,4),(3,4),(4,4),(5,4),(6,4),(1,5),(2,5),(3,5),(4,5),(5,5),(6,5),(1,6),(2,6),(3,6),(4,6),(5,6),(6,6)}
n(S) = 36

Peluang muncul mata dadu kembar. 

Misalkan, A kejadian muncul mata dadu kembar, sehingga A = {(1,1),(2,2),(3,3),(4,4),(5,5),(6,6)},maka n(A) = 6

P(A) = n(A) / n(S) 
P(A) = 6 / 36
P(A) = 1 / 6

Jadi, peluang teoritik muncul mata dadu kembar yaitu 1/6.
12. Seorang melakukan pengundian dengan menggelindingkan 1 dadu dan 1 koin logam. Peluang teoretik muncul mata dadu “1” dan mata koin “Angka” dalam pengundian tersebut adalah ....
Penyelesaian:
Untuk Melihat Langkah Penyelesaiannya (Cara-caranya) Silahkan klik DISINI

13. Seorang melakukan pengundian dengan menggelindingkan dua dadu. Peluang teoretik muncul mata dadu berjumlah 8 dalam pengundian tersebut adalah ....
Penyelesaian:
⇒ Mata dadu terdiri dari angka 1 - 6
⇒ Frekuensi kejadian pada pengundian 2 buah dadu adalah :
        n(s) = 6²     → angka 6 merupakan banyak mata dadu 
                           → pangkat 2 merupakan banyak dadu (dua buah dadu)
        n(s) = 36
⇒ Frekuensi kejadian munculnya mata dadu berjumlah 8 adalah :
        (2,6) (3,5) (4,4) (5,3) dan (6,2) → banyaknya peluang kejadian ada 5      
        n(A) = 5

Sehingga, Peluang teoritik munculnya mata dadu berjumlah 8 pada sekali pengundian dua buah dadu adalah sebagai berikut :

    P(A) =  \frac{n(A)}{n(s)}
           =  \frac{5}{36}

Jadi, Peluang kejadiannya adalah  \frac{5}{36}
14. Seorang melakukan pengundian dengan menggelindingkan dua dadu. Peluang teoretik muncul mata dadu ganjil atau bukan prima dari salah satu mata dadu yang muncul dalam pengundian tersebut adalah ....
Penyelesaian:
N(A) 
Ganjil = {1,3,5}
Bukan prima = {1,4,6}
Ruang sampel yang tidak mungkin dimunculkan = {2,2} 
Jadi n(A) = (6 x 6) - 1 = 36 - 1 = 35 
n(S) = 6 x 6 = 36 Jadi peluang teorik : 
P(A) = n(A)/n(S) = 35/36 
15. Gambar berikut adalah spinner dengan 24 bagian yang sama. Ketika seorang memutar panah spinner tersebut, panah dapat berhenti di mana saja pada setiap bagian Spinner tersebut. Spinner tersebut diwarnai 1/8 bagian berwarna biru, 1/24 bagian berwarna ungu, 1/2 bagian berwarna oranye, dan 1/3 bagian berwarna merah. Jika seseorang memutar panah spinner, kemungkinan terbesar panah akan berhenti pada bagian berwarna ....
A. Biru C. Oranye
B. Ungu D. Merah
Penyelesaian:
Untuk Melihat Langkah Penyelesaiannya (Cara-caranya) Silahkan klik DISINI
16. Di Sekolah SMP Insan Mandiri terdapat 1.200 siswa (laki-laki dan perempuan). 100 sampel diambil secara acak dari siswa-siswa tersebut. Dari 100 siswa yang diambil, 45 siswa adalah laki-laki. Taksiran banyak siswa laki-laki seluruhnya dalam sekolah tersebut adalah ... siswa.
A. 450 C. 540
B. 500 D. 600
Penyelesaian:
taksiran jumlah siswa laki laki seluruhnya dari sampel yang diperoleh yaitu:

(45/100) x 1200 = 540 siswa laki-laki

17. Di suatu kelas 8 terdapat 30 siswa. Jika dilakukan suatu pemilihan secara acak, peluang terpilih seorang siswa dengan usia kurang dari 13 tahun adalah 1/5 . Banyak siswa pada kelas tersebut yang berusia 13 tahun atau lebih adalah ... siswa.
A. 23 C. 25
B. 24 D. 26
Penyelesaian:
Misal jumlah siswa kurang dari 13 tahun = a
P(kurang dari 13) = 1/5
P(kurang dari 13) = a/30
Sehingga :
1/5 = a/30
a = 6

Jadi banyak siswa yang berusia 13 tahun atau lebih :
= 30 - 6
= 24 siswa 

18. Berikut ini terdapat 11 koin yang bertuliskan bilangan-bilangan. Dedi mengambil suatu koin tanpa melihat. Berapakah peluang Dedi mendapatkan koin yeng bertuliskan bilangan kelipatan 3?
Penyelesaian:
Untuk Melihat Langkah Penyelesaiannya (Cara-caranya) Silahkan klik DISINI

19. Empat pemain sepak bola melakukan latihan tendangan penalti. Hasil latihan tersebut disajikan pada tabel berikut. Pemain yang mempunyai peluang terbesar untuk sukses dalam melakukan tendangan penalti adalah ….
A. Arif C. Candra
B. Bambang D. Dedi
Penyelesaian:
Peluang seorang pemain untuk sukses dalam melakukan tendangan pinalti adalah :
P(A) = n(A)/n(S)
dengan
n(A) = Banyaknya tendangan pinalti yang sukses
n(S) = Banyaknya tendangan pinalti yang dilakukan

Peluang Arif melakukan tendangan finalti yang sukses adalah :
P(A) = n(A)/n(S)
P(A) = 10/12
P(A) = 5/6
P(A) = 0,83

Peluang Bambang melakukan tendangan finalti yang sukses adalah :
P(A) = n(A)/n(S)
P(A) = 8/10
P(A) = 4/5
P(A) = 0,80

Peluang Chandra melakukan tendangan finalti yang sukses adalah :
P(A) = n(A)/n(S)
P(A) = 15/20
P(A) = 3/4
P(A) = 0,75

Peluang Dede melakukan tendangan finalti yang sukses adalah :
P(A) = n(A)/n(S)
P(A) = 12/15
P(A) = 4/5
P(A) = 0,80

Jadi pemain yang mempunyai peluang terbesar untuk sukses dalam melakukan tendangan pinalti adalah 

ARIF 

yaitu peluangnya sebesar 5/6 = 0,83
20. Empat pemain sepak bola melakukan latihan tendangan penalti. Hasil latihan tersebut disajikan pada tabel berikut. Jika Bambang melakukan tendangan penalti sebanyak 60 kali, berapa perkiraan banyaknya tendangan yang sukses?
A. 14 C. 48
B. 18 D. 58
Penyelesaian:

Untuk Melihat Langkah Penyelesaiannya (Cara-caranya) Silahkan klik DISINI
Baca Selanjutnya:
Jawaban Esai Uji Kompetensi 10 Halaman 308 Matematika Kelas 8 (Peluang)

Load Comments

Subscribe Our Newsletter

close