-->

Kunci Jawaban Buku Tematik Tema 6 Kelas 6 Halaman 29, 33, 34

Kunci Jawaban Kelas 6 Tema 6 Halaman 29, 33, 34 – Buku siswa kelas 6 tema 6 edisi revisi 2018 diterbitkan dengan judul Menuju Masyarakat Sejahtera dengan subtema 1 berjudul Masyarakat Peduli Lingkungan.
Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 6 Halaman 29, 33. 34


Pada subtema 1 pembelajaran 5 terdiri dari 7 halaman yaitu halaman 29-35. Dalam pembelajaran 5 ini terdiri dari beberapa subjudul yaitu :
  • Ayo Menulis halaman 29
  • Ayo Mengamati halaman 30
  • Ayo Berdiskusi halaman 31
  • Ayo Membaca halaman 32
  • Ayo Berlatih halaman 33
  • Ayo Renungkan halaman 34
Di antara subjudul-subjudul tersebut, teman-teman akan menemukan soal-soal yang harus dikerjakan. Pada postingan ini saya mencoba membantu teman-teman untuk mengerjakan soal-soal yang disajikan di halaman 29, 33, 34. Berikut ini kunci jawaban buku siswa kelas 6 tema 6 subtema 1 pembelajaran 5 halaman 29-34 :

Ayo Menulis
Pada halaman 29, teman-teman diminta menuliskan pengertian poster.

Jawaban (Halaman 29)
Poster adalah suatu media yang terdiri dari tulisan dan gambar untuk menyampaikan informasi tertentu. Poster biasanya ditempel pada dinding bangunan.

Ayo Membaca
Pada halaman 32 sampai 33, teman-teman diminta membaca sebuah teks.

Jadi Aktivis Peduli Lingkungan, Bocah Ini Kumpulkan 650 Kg Koran Bekas
Peduli dengan lingkungan bisa dilakukan siapa saja, tidak terkecuali anak-anak. Seperti yang dilakukan Flavian Abe Sam, bocah 11 tahun di Abu Dhabi yang telah mengumpulkan lebih dari 650 kilogram koran bekas dan 60 telepon genggam tak terpakai untuk didaur ulang. “Kita semua harus melakukan apa yang kita bisa untuk menjaga lingkungan. Sebuah perbuatan kecil bisa berdampak besar,” ujar bocah yang masih duduk di bangku kelas 6 sekolah dasar itu.

Apa yang dilakukan Sam itu sebagai bagian dari gerakan daur ulang yang diprakarsai Kelompok Lingkungan Emirat (EEG) dalam kampanye ‘Recycle, Reforest, Repeat’. Sam yang tercatat sebagai siswa di Sekolah Dasar Al Wathba di Abu Dhabi, memulai keikutsertaannya dalam gerakan itu dengan menyumbang 450 kg koran bekas. Kemudian kembali lagi dengan 200 kg koran bekas lainnya.

Sam, dikutip dari Gulfnews, mulai tertarik pada gerakan lingkungan di usia enam tahun saat dirinya mengikuti kegiatan serupa di sekolah. Setelahnya, Sam mulai kerap mengikuti kampanye lingkungan seperti mengumpulkan kertas dan kaleng bekas, serta penghijauan. Sam bahkan mendatangi sejumlah toko elektronik untuk mengumpulkan telepon genggam tak terpakai. ”Aku pernah membaca tentang telepon genggam bekas yang harus dibuang secara khusus karena mengandung racun,” ujarnya.
Sumber: http://internasional.kompas.com/read/2017/11/02/18590781/jadi-aktivis-peduli-lingkungan-bocah-ini-kumpulkan-650-kg-koran-bekas

Ayo Berlatih
Pada halaman 33 sampai 34, disajikan beberapa soal tentang teks sebelumnya yang harus teman-teman selesaikan.

Jawaban (Halaman 33-34)
1. Apa judul bacaan di atas?
Jadi Aktivis Peduli Lingkungan, Bocah Ini Kumpulkan 650 Kg Koran Bekas.
2. Apa kata kunci pada judul bacaan di atas? Sebutkan dua kata kunci pada judul bacaan di atas!
Aktivis lingkungan.
3. Apa informasi dari bacaan berdasarkan kata kunci?
Flavian Abe Sam merupakan anak yang peduli terhadap lingkungan. Ia mengumpulkan dan mendaur ulang lebih dari 650 kg koran dan 60 telepon genggam tak terpakai. Sejak usia 6 tahun, ia tertarik pada gerakan lingkungan. Ia kemudian sering mengikuti kampanye lingkungan.

4. Apakah isi bacaan dalam teks sama dengan isi informasi sesuai kata kunci berdasarkan perkiraanmu?
Sama.

 

Demikian kunci jawaban buku siswa kelas 6 tema 6 Menuju Masyarakat Sejahtera halaman 29, 33, 34. Semoga membantu teman-teman dalam menjawab soal-soal yang disajikan.

Jawaban Buku Tematik Tema 6 Kelas 6 Halaman 29, 33, 34

Kunci Jawaban Buku Tematik Tema 6 Kelas 6 Halaman 21, 25, 26, 27

Kunci Jawaban Kelas 6 Tema 6 Halaman 21, 25, 26, 27 – Buku siswa kelas 6 tema 6 edisi revisi 2018 diterbitkan dengan judul Menuju Masyarakat Sejahtera dengan subtema 1 berjudul Masyarakat Peduli Lingkungan.
Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 6 Halaman 21, 25, 26, 27

Pada subtema 1 pembelajaran 4 terdiri dari 7 halaman yaitu halaman 21-27. Dalam pembelajaran 4 ini terdiri dari beberapa subjudul yaitu :
  • Ayo Mengamati halaman 21, 22, dan 26
  • Ayo Membaca halaman 24
  • Ayo Berlatih halaman 25
  • Ayo Berdiskusi halaman 26
  • Ayo Renungkan halaman 27

Di antara subjudul-subjudul tersebut, teman-teman akan menemukan soal-soal yang harus dikerjakan. Pada postingan ini saya mencoba membantu teman-teman untuk mengerjakan soal-soal yang disajikan di halaman 21, 25, 26, 27. Berikut ini kunci jawaban buku siswa kelas 6 tema 6 subtema 1 pembelajaran 4 halaman 21-27 :

Ayo Mengamati
Kunci jawaban tema 6 kelas 6 halaman 21



Pada halaman 21, teman-teman diminta mengamati gambar yang tersaji. Lalu teman-teman diminta menjawab pertanyaan yang ada di bawahnya.

Jawaban (Halaman 21)
Apa yang sedang dilakukan oleh Siti dan teman-teman? Bagaimana caramu menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sekolah? Tuliskan jawaban pertanyaan-pertanyaan tersebut pada kolom berikut.

Mereka sedang menanam tanaman. Cara saya menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sekolah adalah dengan membuang sampah di tempat sampah, melaksanakan piket kelas, mematikan keran jika tidak diperlukan, dan mematikan lampu jika tidak digunakan untuk mengurangi pemanasan global.

Ayo Membaca
Pada halaman 25, disajikan sebuah teks yang harus dibaca.

Bentuk Kepedulian Remaja terhadap Lingkungan
Masa remaja adalah masa penyesuaian dari masa awal anak-anak hingga masa awal dewasa. Masa remaja awal kira-kira masuk pada usia 10 hingga 12 tahun. Masa remaja berakhir kira-kira pada usia 18 hingga 22 tahun. Pada perkembangan ini, pencapaian kemandirian dan identitas anak sangat menonjol. Bagaimana menumbuhkan kepedulian remaja pada lingkungan?

Salah satu langkah yang bisa ditempuh supaya para remaja peduli lingkungan adalah dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Sebagai contoh, melalui kegiatan pencinta alam. Kegiatan pencinta alam dapat meningkatkan kepedulian remaja terhadap lingkungan alam. Kecintaan remaja terhadap lingkungan alam tercermin pada sikap peduli terhadap lingkungan. Kegiatan pecinta alam untuk menunjukkan sikap peduli terhadap lingkungan di antaranya seperti berikut.
1. Kegiatan reboisasi di lahan gundul.
2. Pengadaan tempat pembuangan sampah secara bersama-sama.
3. Penanaman pohon di sekitar pekarangan rumah.
4. Berhemat air dalam kegiatan sehari-hari.

Dengan demikian, generasi muda kita dapat menjadi generasi muda yang cinta alam dan tumbuh menjadi pemimpin yang berwawasan lingkungan.

Dengan adanya kesadaran para remaja akan pentingnya penghijauan kembali, kelestarian hutan dan alam sekitar akan terjaga. Hutan-hutan di Indonesia terlihat hijau. Pinggir-pinggir jalan raya akan terdapat banyak pohon dan asri. Udara di sekitar lingkungan pun menjadi sejuk. Kesadaran remaja akan lingkungan biasanya diawali dari lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat sekitar.

Kepedulian remaja terhadap lingkungan sangat penting dalam menjaga kelestarian lingkungan. Coba perhatikan mengenai kondisi bumi saat ini. Terjadinya pemanasan global (global warming) dapat berdampak terhadap perubahan iklim/cuaca yang semakin ekstrim. Pola curah hujan berubah-ubah tanpa dapat diprediksi sehingga menyebabkan banjir di satu tempat, tetapi kekeringan di tempat yang lain. Topan dan badai tropis akan bermunculan dengan kecenderungan semakin lama semakin kuat. Selain itu, dampak dari pemanasan global akan mengancam ketersediaan air bersih sulit ditemukan. Oleh karena itu, partisipasi remaja untuk peduli dengan lingkungan hidup sangat diharapkan. Para remaja dapat mengajak masyarakat untuk sadar akan menjaga lingkungan hidup. Dengan demikian pemanasan global dan dampaknya terhadap masyarakat bisa dihindari. Para remaja menjadi motor penggerak pembangunan bangsa. Kepedulian remaja terhadap lingkungan akan berpengaruh positif bagi masyarakat untuk peduli lingkungan.

(Fadli, Se, Staf Umum IWF)http://www.iwf.or.id/detail_content/130

Ayo Berlatih
Pada halaman 25, teman-teman diminta mengerjakan tugas yang disajikan.

Jawaban (Halaman 25)
Apa judul yang tepat untuk bacaan di atas?
Pentingnya Kepedulian Remaja terhadap Lingkungan
Coba temukan kata kunci pada judul teks! Lalu tuliskan kata kunci tersebut ke dalam kolom di bawah ini. Tuliskan juga informasi yang terdapat pada teks berdasarkan kata kunci yang kamu temukan.
Kunci jawaban tema 6 kelas 6 halaman 25

Ayo Mengamati
Kunci jawaban tema 6 kelas 6 halaman 26



Pada halaman 26, disajikan gambar pertumbuhan dan perkembangan manusia dari bayi hingga dewasa. Teman-teman diminta mengerjakan soal-soal yang disajikan berdasarkan gambar tersebut.

Jawaban (Halaman 26)
Amatilah gambar di atas. Gambar manakah yang menunjukkan masa remaja?
Gambar ke-4 dan dan ke-5 dari kiri.

Berdasarkan gambar di atas, ingat kembali ciri-ciri pubertas pada anak laki-laki. Kemudian, tuliskan pada kolom berikut.
Ciri-ciri pubertas anak laki-laki:
Tumbuhnya rambut di area ketiak dan kem4luan.
Munculnya jakun pada leher.
Suara membesar.
Mengalami mimpi basah.

Ayo Berdiskusi
Berdasarkan halaman 26, teman-teman diminta membentuk sebuah kelompok untuk berdiskusi mengenai ciri-ciri pubertas pada anak perempuan. Hasil diskusi harus dituliskan pada tabel yang disajikan di halaman 27.

Jawaban (Halaman 27)
Kunci jawaban tema 6 kelas 6 halaman 27

Demikian kunci jawaban buku siswa kelas 6 tema 6 Menuju Masyarakat Sejahtera halaman 21, 25, 26, 27. Semoga membantu teman-teman dalam menjawab soal-soal yang disajikan.

Jawaban Buku Tematik Tema 6 Kelas 6 Halaman 21, 25, 26, 27

Kunci Jawaban Buku Tematik Tema 6 Kelas 6 Halaman 14, 15, 16, 17, 19

 
Kunci Jawaban Kelas 6 Tema 6 Halaman 14, 15, 16, 17, 19 – Buku siswa kelas 6 tema 6 edisi revisi 2018 diterbitkan dengan judul Menuju Masyarakat Sejahtera dengan subtema 1 berjudul Masyarakat Peduli Lingkungan.
Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 6 Halaman 14, 15, 16, 17, 19

Pada subtema 1 pembelajaran 3 terdiri dari 8 halaman yaitu halaman 13-20. Dalam pembelajaran 3 ini terdapat beberapa subjudul yaitu :
  • Ayo Membaca halaman 13 dan 17
  • Ayo Mengamati halaman 14
  • Ayo Berdiskusi halaman 15
  • Ayo Berlatih halaman 16 dan 19
  • Ayo Renungkan halaman 20
Di antara subjudul-subjudul tersebut, teman-teman akan menemukan soal-soal yang harus dikerjakan. Pada postingan ini saya mencoba membantu teman-teman untuk mengerjakan soal-soal yang disajikan di halaman 14, 15, 16, 17, 19. Berikut ini kunci jawaban buku siswa kelas 6 tema 6 subtema 1 pembelajaran 3 halaman 14-19 :

Ayo Mengamati


Pada halaman 14, teman-teman diminta mengamati sebuah gambar yang disajikan. Kemudian teman-teman diminta menuliskan hasil pengamatan.

Jawaban (Halaman 14)
Amatilah gambar di atas. Kemudian, tuliskan hasil pengamatanmu mengenai gambar pada kolom berikut!
Warga di lingkungan tersebut memberlakukan aturan khusus yaitu menetapkan pukul 18.30-21.00 sebagai waktu belajar. Hal ini menunjukkan bahwa mereka memahami betul tentang hak pendidikan bagi seluruh warganya terutama bagi pelajar.

Ayo Berdiskusi
Pada halaman 15, disajikan beberapa soal yang harus teman-teman selesaikan.

Jawaban (Halaman 15)
Bersama seorang temanmu, diskusikan tentang hal berikut!
1. Apakah yang dimaksud dengan kewajiban?
Kewajiban adalah sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab.
2. Apa kewajibanmu sebagai seorang siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan rumahmu?
Belajar, menghormati orang tua dan guru, mengerjakan tugas sekolah, menjaga kebersihan, membantu orang tua, dan menaati peraturan sekolah.
3. Bagaimanakah sikapmu terhadap kewajiban yang kamu miliki?
Menerimanya dengan rasa tanggung jawab.

4. Mengapa kamu harus bersikap seperti jawabanmu pada soal nomor 3?
Karena dibalik kewajiban yang saya lakukan, saya juga mendapatkan hak baik di rumah dan di sekolah. Sehingga dengan melaksanakan kewajiban, hak dan kewajiban menjadi seimbang.

Ayo Berlatih
Pada halaman 16 sampai terdapat sebuah tabel yang harus diisi. Teman-teman diminta menuliskan upaya yang dapat dilakukan untuk mengisi kemerdekaan.

Jawaban (Halaman 16-17)
Apa upaya yang dapat dilakukan untuk mengisi kemerdekaan? Tuliskan dalam tabel berikut! 



Ayo Membaca
Pada halaman 17 hingga 19, disajikan sebuah teks yang harus teman-teman baca.

Kerukunan di Kampung Wonorejo, Papua
Kampung Wonorejo, Arso Timur, Papua adalah salah satu kampung transmigran. Warganya berasal dari berbagai daerah padat penduduk di Pulau Jawa. Kondisi tersebut membuat warga di kampung Wonorejo memiliki perbedaan suku, agama, dan budaya.

Di Kampung Wonorejo, posisi rumah warga bersebelahan. Semua warga akrab tak terkecuali anak-anak. Setiap hari anak-anak di Kampung Wonorejo pergi ke sekolah bersama. Itu sebabnya mereka sangat akrab. Mereka suka bermain bersama dan sering menghabiskan waktu di rumah satu sama lain.

Meskipun berbeda suku, kebersamaan begitu kental terlihat dalam keseharian mereka. Setiap akhir minggu anak-anak Kampung Wonorejo berkumpul di balai utama kampung. Biasanya, mereka olahraga bersama atau sekadar bermain-main. Bagi anak-anak yang menginjak usia remaja akan mendapat penyuluhan tentang menjaga kebersihan diri saat pubertas dari tenaga kesehatan. Kadang-kadang mereka juga membantu orang tua yang sedang bekerja bakti membersihkan lingkungan.

Semua warga di Kampung Wonorejo hidup rukun. Mereka menyadari bahwa para pahlawan telah meraih kemerdekaan dengan semangat perjuangan tinggi. Dalam meraih kemerdekaan, para pejuang tidak memandang per-bedaan daerah, agama, dan suku bangsa. Mereka bersatu padu untuk merebut kemerdekaan Indonesia dari tangan penjajah. Oleh sebab itu, semua warga Kampung Wonorejo ingin menjaga persatuan di daerah mereka sebagai wujud menjaga kesatuan NKRI. Mereka hidup rukun dalam perbedaan.

Potret Kampung Wonorejo, Arso Timur, menunjukkan kepada kita tentang kerukunan dalam keragaman. Semua warga kampung hidup rukun walaupun berbeda asal usul suku bangsa, agama, dan budaya. Keragaman suku bangsa menjadi modal sosial dalam pembangunan.

Keberadaan berbagai suku bangsa yang ada di Kampung Wonorejo ini tidak lepas dari kebijakan pemerintah tentang transmigrasi. Program transmigrasi di mulai sejak pemerintahan Orde Baru pada tahun 1961. Pemerintah Orde Baru menggalakkan program transmigrasi sebagai upaya untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sejahtera. Melalui program ini membuktikan bahwa setelah mengikuti transmigrasi, masyarakat memiliki rumah, lahan pertanian, dan keterampilan sebagai bekal hidup di lokasi transmigrasi. Program tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini berlandaskan pada hak setiap warga negara untuk mendapat penghidupan dan pendidikan yang layak dari negara.
Saat ini latar belakang kehidupan warga di Kampung Wonorejo sudah mengalami percampuran budaya dan agama. Sebagian warga Kampung Wonorejo sudah melakukan pernikahan antarsuku. Bagi warga Kampung Wonorejo, keragaman adalah kekayaan mereka.

Dalam perkembangannya, ada beberapa yang harus diperhatikan antara Kampung Wonorejo dan kampung-kampung sekitarnya, misalnya Kampung Kibay. Penduduk asli Kibay terdiri atas 121 kepala keluarga. Sebagian dari mereka tersebar di Distrik Arso. Wilayah Kibay memiliki potensi sumber daya alam seperti hutan dan hasil pertanian. Warga di Kampung Kibay menanam sayur dan umbi-umbian untuk dikonsumsi sebagai makanan pengganti beras. Para wanita di kampung ini juga terampil menganyam noken dari kulit pohon. Sebagian warga bekerja serabutan penebang kayu, tukang bangunan, dan buruh harian di perkebunan sawit.

Potret Kampung Kibay memberi gambaran kepada kita tentang mata pencaharian sebagian besar penduduk asli Papua dan para transmigran, seperti di Kampung Wonorejo. Di Kampung Wonorejo, kehidupan masyarakat cukup harmonis. Mereka hidup berdampingan dengan penduduk asli Papua. Apabila terjadi peristiwa yang menyangkut hukum, seperti pencurian atau gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat akan diproses secara hukum. Akan tetapi, sebelumnya mereka harus menyelesaikan masalah tersebut melalui paguyuban adat. Jika ada kerusuhan di Kampung, paguyuban selalu berperan penting dalam proses penyelesaian masalah.

Para perempuan di Kampung Wonorejo dan Kampung Kibay juga saling bertukar pengetahuan antara perempuan Papua dan perempuan transmigrasi yang berasal dari Jawa. Para perempuan Jawa mengajarkan perempuan Papua cara membuat kue dari bahan tepung singkong dan cara membuat sayur dari batang pohon pisang. Sebelumnya orang Papua, selalu membuang batang pohon pisang yang sudah ditebang. Berkat pengetahuan dari perempuan Jawa, kini mereka memanfaatkan batang pisang menjadi sayur yang lezat.

Penduduk asli Papua dan warga transmigran saling bertoleransi. Mereka saling menghormati perbedaan agama maupun budaya. Mereka menganggap bahwa perbedaan budaya dan agama merupakan kekayaan bangsa Indonesia yang harus dijaga. Para penduduk bisa hidup rukun berdampingan sebagai satu bangsa yaitu bangsa Indonesia.

Warga Kampung Kibay dan Kampung Wonorejo tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mereka juga menjaga persatuan dan kesatuan serta selalu menjunjung tinggi semboyan Bhinneka Tunggal Ika dalam segala perbedaan yang ada. Mereka memiliki jati diri sebagai bangsa Indonesia yang beretika dan santun, serta mempunyai jiwa gotong royong, dan toleransi tinggi. Mereka ingin menciptakan kehidupan di bumi Indonesia yang damai, tenteram, hidup rukun berdampingan.

Oleh: Nirwasita
Diolah dari: http://www.kompasiana.com/spiritofpapua/migrasi-dan-perempuan-dalam-keragaman-kampung-wonorejo_56990c2ff67e61f40a27f392

Ayo Berlatih
Pada halaman 19, teman-teman diminta menjawab pertanyaan yang disajikan.

Jawaban (Halaman 19)
A. Jawablah pertanyaan di bawah ini secara lisan!
1. Apa judul bacaan di atas?
Kerukunan di Kampung Wonorejo, Papua
2. Apa kata kunci pada judul bacaan di atas?
Kampung rukun.
3. Apakah informasi dari bacaan berdasarkan kata kunci pada judul?
Meski warga Kampung Wonorejo memiliki perbedaan suku, agama, dan budaya, mereka mampu hidup rukun. Selain itu, warga Kampung Wonorejo juga mampu hidup berdampingan dengan warga Kampung Kibay dalam kerukunan, toleransi, gotong royong, dan kedamaian.

B. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan menuliskan pada kolom tersedia!
1. Apa yang dapat kamu lakukan sebagai warga masyarakat dalam memaknai kemerdekaan?
Lebih semangat dalam belajar, mengikuti lomba yang diadakan di lingkungan tempat tinggal, dan menjaga kerukunan antar sesama.
2. Bagaimana pelaksanaan kewajibanmu sebagai warga masyarakat?
Saya selalu berusaha melaksanakan kewajiban sebagai warga masyarakat seperti menghormati tetangga, menjaga kebersihan lingkungan, dan menjaga kerukunan dengan tetangga.

Demikian kunci jawaban buku siswa kelas 6 tema 6 Menuju Masyarakat Sejahtera halaman 14, 15, 16, 17, 19. Semoga membantu teman-teman dalam menjawab soal-soal yang disajikan.

Jawaban Buku Tematik Tema 6 Kelas 6 Halaman 14, 15, 16, 17, 19

Subscribe Our Newsletter

close